Pengiriman Logistik Pemilu di Jatim Kurang 13 Persen

Distribusi logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 meliputi surat hingga bilik suara belum 100 persen sepenuhnya diterima di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jawa Timur.

Miftahur Rozaq Anggota KPU Jatim Divisi Perencanaan dan Logistik menyatakan, distribusi logistik Pemilu 2024 dari kota/kabupaten ke seluruh kecamatan se Jatim baru mencapai 87 persen pada Senin (12/2/2024) sore.

“Besok insyaallah sudah 100 persen. Temen-temen hari ini mulai geser ke desa-desa atau TPS ya yang dilakukan KPU kabupaten/kota,” kata Rozaq kepada suarasurabaya.net.

Ia menjelaskan, distribusi logistik Pemilu 2024 dilakukan secara bertahap mulai dari KPU kabupaten/kota dikirim ke desa/kelurahan. Selanjutnya baru disalurkan ke seluruh TPS.

“Kami memastikan sebelum hari H-1 sudah berada di TPS semuanya,” katanya.

Sementara itu 13 persen sisa wilayah yang belum menerima distribusi logistik pemilu itu berada di Kota Blitar, Madiun, hingga Probolinggo.

Rozaq menyebut, sejumlah kecamatan yang belum menerima logistik pemilu itu merupakan wilayah dengan akses yang mudah. Sehingga tidak masuk prioritas pengiriman logistik lebih awal.

“Misalnya kalau dari gudang KPU Kota Blitar menuju ke kecamatan itu. Dari loading sampai pengiriman paling butuh waktu 30 menit sampai satu jam,” tuturnya.

Sedangkan pengiriman logistik di wilayah terluar, tersulit, terjauh (3T) sudah dilakukan sejak awal Februari lalu. Rozaq menyatakan, wilayah 3T memang menjadi prioritas distribusi pengiriman logistik.

“Seperti Pulau Masalembu (Kabupaten Sumenep, Madura) itu tanggal 3 Februari sudah dikirim, kemudian di Bawean tanggal 5 Februari sudah geser juga,” tandasnya.(wld/saf)

 

Updated: Februari 12, 2024 — 12:38 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *