Tingkatkan Literasi Keuangan, KB Bank Bersama ITB Ahmad Dahlan Gelar Program ‘Star Edu’ Bagi Mahasiswa

JAKARTA – KB Bank bersama salah satu Universitas Muhammadiyah, ITB Ahmad Dahlan selenggarakan program ‘Star Edu’ bagi para mahasiswa maupun para tenaga pengajar di universitas tersebut.

Strategic Director KB Bank, Jung Ho Han mengatakan langkah ini merupakan strategi perseroan dalam rangka meningkatkan literasi keuangan bagi para mahasiswa khususnya ITB Ahmad Dahlan. Sekaligus menjelaskan terkait ragam jenis produk keuangan yang saat ini hadir di Indonesia.


 BACA JUGA:

“Kegiatan ini untuk membantu muhammadiyah kedepannya, kami memiliki lingkup yang sangat luas berkaitan dengan financial produk,” ujar Jung di ITB Ahmad Dahlan, Jumat (15/3/2024).

Lewat kerjasama yang dijalin dengan ITB Ahmad Dahlan ini, KB Bank juga sekaligus memberikan dukungan dengan menurunkan manajemen KB Bank untuk menjadi tenaga pengajar yang akan memberikan penjelasan lebih lanjut terkait produk-produk keuangan.

Komponen penting dari kemitraan ini dengan berfokus pada pemberdayaan para pengajar untuk mempersiapkan para siswa/i dalam menghadapi persaingan secara global khususnya di industri perbankan.

Program training ini akan dimulai pada Senin, 18 Maret 2024 hingga Rabu, 20 Maret 2024 dengan melibatkan 200 orang (dosen dan praktisi) sebagai partisipan.

Wakil Direktur Utama KB Bank, Robby Mondong berharap dengan adanya kerjasama dengan ITB Ahmad Dahlan ini diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan khususnya bagi para mahasiswa, dan umumnya masyarakat muhammadiyah.

Sebab menurutnya, mahasiswa menjadi titik penting untuk diberikan edukasi soal pengelolaan keuangan. Sebab mayoritas usia-usia mahasiswa menjadi awal seseorang untuk memulai hidup yang lebih indepen. Misalnya seorang perantau, yang menjadi penting untuk mengantongi pengetahuan soal cara mengatur keuangan.

“Sehingga secara praktis kita bisa mengajari mereka cara menghandle keuangan baik secara pribadi, itu yang mungkin nanti bersama ITB ahmad dahlan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa,” tambah Robby.

 

Disatu sisi, Robby menambahkan dalam menyambut proyeksi bonus demografi pada tahun 2030 mendatang juga perlu dipersiapkan SDM yang kuat mulai saat ini. Salah satu upaya penguatan SDM tersebut contohnya dengan memberikan edukasi keuangan, agar kedepan tidak menjadi generasi yang konsumtif.

“Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan, tadi disampaikan, tahun 2030 bonus demografi sangat besar,” kata Robby.

“Jadi kita juga ingin memajukan perekonomian dengan cara mensupport generasi muda, bukan cuma yang belajar ekonomi bisnis, tapi mau jadi dokter atau seniman tetap membutuhkan edukasi keuangan, jadi mereka mengerti paling tidak keuangan pribadi dan keluarga,” tutupnya.




Follow Berita Okezone di Google News



Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

(FDA)












 

Updated: Maret 15, 2024 — 1:17 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *